Apa makna Kebersihan sebagian dari iman?
sebelumnya saya ingin bercerita, pada suatu hari saya duduk disuatu tempat bersama seorang teman dan secangkir kopi, saya terinpirasi suatu hal yang membuat saya menulis artikel ini.
saya melihat seorang pedagang yang sedang menyapu halaman tempat dagangannya dari debu-debu dan dedaunan kering yang jatuh dari pohonnya hingga bersih.
seketika saya teringat dengan suatu riwayat dari Abu Malik al-Asy'ari berkata, Nabi saw bersabda; "النظافة من الإيمان".
kita semua tahu bahwa kalimat tersebut telah masyhur dikalangan masyarakat sekitar, banyak dari kita yang tahu terjemahannya yaitu "kebersihan sebagian dari iman". dan banyak pula dari kita yang memaknai kalimat tersebut dengan sebatas kebersihan secara materi saja. sebagaimana seseorang yang menyapu, mengepel halaman rumahnya dan lain sebagainya.
sebenarnya, jika kita resapi secara mendalam maknanya tidak hanya sebatas itu saja. kalimat tersebut juga bersangkutan pada diri kita. kenapa? bagaimana bisa kita mengklaim diri kita sebagai makhluk yang telah beriman kepada sang Pencipta, jika masih terletak debu-debu kotor didalam pikiran dan hati kita. Dimana kotoran ini adalah debu-debu harus kita bersihkan setiap hari, yang harus kita sapu bahkan setiap waktu. sehingga jiwa kita terjaga dari hal-hal yang mengotorinya.
kata Nabi saw, setan itu nebeng di dalam aliran darah kita. jika tidak kita lawan dan tidak dibersihkan, ia akan membawa mitranya yaitu hawa nafsu ke sekujur tubuh kita. dari ujung kaki hingga otak, yang membuat kita diperbudak syahwat harta, seks, kuasa dan sebagainya. dan sebenarnya tipu daya setan itu lemah, jika kebersihan pikiran dan hati kita terjaga.
Allah sangat menyukai hamba-hambanya yang menjaga kebersihan.
Sebagaimana Allah telah berfirman dalam kitab sucinya;
ان الله یحب التوابین و یحب المطهرين
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat, dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri" (Qs.Al-Baqarah: 222)
semoga kita tergolong orang-orang yang cinta akan kebersihan dan selalu menjaga kebersihan diri. Amin.